Rabu, 21 Oktober 2015

Individu Keluarga dan Masyarakat

Kali ini saya akan membahas tentang Individu keluarga dan masyarakat semoga para pembaca dapat lebih mengetahui pengertian dari tulisa saya ini.

Pertumbuhan Individu.
        Pertumbuhan individu adalah suatu perubahan yang menuju ke arah yang lebih maju dan lebih dewasa. Pertumbuhan individu ini terjadi tidak hanya begitu saja, ada beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya pertumbuhan individu. Faktor-faktor yang mempengaruhi pertumbuhan secara garis besar digolongkan menjadi tiga golongan, yaitu:
·        Pendirian Nativistik
·        Pendirian Empiristik dan Environmentalistik
·        Pendirian Konvergensi dan Interaksionisme
Fungsi Keluarga
        Sebagai unit terkecil dari masyarakat, keluarga juga memiliki fungsi untuk menjalankan peranannya. Keluarga sebagai kelompok sosial terdiri dari sejumlah individu, memiliki hubungan antar individu, terdapat ikatan, kewajiban, tanggung jawab di antara individu tersebut. Inilah yang disebut dengan fungsi keluarga. Berikut ini adalah macam-macam fungsi keluarga :
·        Fungsi Biologis
·        Fungsi Pemeliharaan
·        Fungsi Ekonomi
·        Fungsi Keagamaan
·        Fungsi Sosial
Individu, Keluarga, dan Masyrakat
·        Pengertian Individu
Kata individu berasal dari bahasa latin “individiuum” yang artinya yang tak terbagi. Menurut Dr.A.Lysen, individu merupakan kesatuan yang tak terbatas yaitu sebagai manusia perseorangan.
·        Pengertian Keluarga
Kata keluarga berasal dari bahasa Sanskerta “kulawarga” yang berarti anggota. Dari bahasa sansekerta ini, keluarga memiliki pengertian lingkungan yang terdapat beberapa orang yang masih memiliki hubungan darah. Secara umum, keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan.
·        Pengertian Masyarakat
Kata masyarakat berasal dari bahasa Arab “musyarak” yang berarti suatu jaringan hubungan-hubungan antar entitas-entitas. Secara umum, masyarakat adalah sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur.
Hubungan Antara Individu, Keluarga, dan Masyarakat
·        Hubungan individu dengan keluarga
Individu memiliki hubungan yang erat dengan keluarga, yaitu dengan ayah, ibu, kakek, nenek, paman, bibi, kakak, dan adik. Hubungan ini dapat dilandasi oleh nilai, norma dan aturan yang melekat pada keluarga yang bersangkutan. Dengan adanya hubungan keluarga ini, individu pada akhirnya memiliki hak dan kewajiban yang melekat pada dirinya dalam keluarga.
·        Hubungan individu dengan masyarakat
Hubungan individu dengan masyarakat terletak dalam sikap saling menjunjung hak dan kewajiban manusia sebagai individu dan manusia sebagai makhluk sosial. Mana yang menjadi hak individu dan hak masyarakat hendaknya diketahui dengan mendahulukan hak masyarakat daripada hak individu.
Urbanisasi
        Urbanisasi adalah perpindahan penduduk dari desa ke kota. Ajakan dari teman atau sanak saudara, informasi media massa, impian pribadi, terdesak kebutuhan ekonomi, dapat dijadikan alasan terjadinya proses urbanisasi.

Pendapat Mahasiswa Mengenai Individu, Keluarga, dan Masyarakat
         Keluarga dan masyarakat tidak akan terbentuk jika tidak adanya individu. Dengan adanya perkembangan individu, maka terbentuklah keluarga. Individu, keluarga, dan masyarakat memiliki fungsinya masing-masing untuk menjalankan perannya, tetapi ketiga komponen tersebut memiliki hubungan yang cukup erat dalam kehidupan sosial. Seperti hubungan individu dengan keluarga. Masing-masing individu dalam keluarga memiliki hak dan kewajiban dalam berperan dalam suatu keluarga. Dan pada hubungan individu dengan masyarakat, sebagai makhluk sosial, ada baiknya hak masyarakat didahulukan daripada hak individu. Contohnya, jika ada kegiatan kerja bakti di lingkungan, ada baiknya kita ikut berpartisipasi dibandingkan harus mendahulukan acara pribadi kita seperti akan mengadakan rekreasi. Oleh karena itu, jika proses pembentukan individu dengan baik, maka akan terbentuk keluarga dan masyarakat yang baik pula.

Referensi :
Ahmadi Abu, Drs. H . 2003. Ilmu Sosial Dasar : Mata Kuliah Dasar Umum. Jakarta: Rineka Cipta.rg/arakat
http://id.wikipedia.org/wiki/Urbanisasi

Contoh Kasus Penduduk masyarakat dan Kebudayaan

Oke sekarang kita membahas kasusu yang terjadi penduduk masyarakat dan kebudayaan yangb sudah saya post sebelumnya.

Permasalahan tentang hal-hal yang berkaitan dengan administrasi tentang kependudukan, belum lagi permasalahan contohnya laju pertumbuhan penduduk, penyebarannya, efeknya terhadap ruang publik.Permasalahan penanggulangnnya adalah bagaimana semua pihak dapat berkomunikasi dan berkomunikasi dan bekerja sama dengan baik, pada saat pembuatan KTP, pencatatan data kependudukan, penekanan laju pertumbuhan, proses penyebarannya juga harus dilakukan secara serius oleh negara.
Selain itu hal-hal berikut perlu dilakukan untuk menekan pesatnya pertumbuhan penduduk di Indonesia :
1. Mencanangkan program KB (Keluarga Berencana) untuk membatasi jumlah anak dalam suatu keluarga secara umum dan masal, sehingga dapat mengurangi jumlah angka kelahiran.
2. Menunda masa perkawinan agar dapat menekan jumlah angka kelahiran yang tinggi.
Adapun cara-cara yang dapat dilakukan untuk mengimbangi pertambahan jumlah penduduk yakni:
1.           Penambahan dan penciptaan lapangan kerja.
2.           Meningkatkan kesadaran dan pendidikan kependudukan.
3.           Mengurangi kepadatan penduduk dengan program transmigrasi.
Sehingga dapat saya simpulkan bahwa pertambahan jumlah penduduk di Indonesia ini amat sangat memerlukan perhatian serius dari pemerintah dan juga seluruh masyarakat Indonesia demi kelangsungan hidup di masa mendatang yang jauh lebih baik.
Setelah saya pahami mengenai definisi dari penduduk, masyarakat, kebudayaan dan hubungan diantara ketiganya serta contoh kasus yang berkaitan, muncul beberapa pemikiran dari saya, diantaranya:
· Penduduk, masyarakat dan kebudayaan merupakan hal yang tidak bisa dipisahkan antara satu dengan yang lainnya. Dan kebudayaan itu sendiri merupakan hasil dari karya manusia (buah pemikiran) yang digunakan untuk melengkapi kebutuhan-kebutuhan dalam kehidupannya. Sehingga kebudayaan tersebut menjadi sesuatu yang melekat dan menjadi ciri khas dari mereka (masyarakat tersebut).
·  Pada kenyataannya masyarakat dan kebudayaan terus berkembang dari masa ke masa. Contohnya, dahulu manusia belum mengenal apa itu teknologi dan kecanggihan. Jangankan untuk itu, gaya hidup keseharian zaman dahulu terbilang sangat sederhana. Berbeda dengan sekarang, kebanyakan masyarakat tak bisa lepas dari teknologi serta kecanggihan, contohnya : Untuk sarana komunikasi digunakan handphone / telephone, untuk sarana transportasi digunakan kendaraan bermotor seperti sepeda motor, mobil, kereta dan lain-lain. Dan itu semua tidak ada di zaman dahulu. Untuk berkomunikasi saja harus secara tatap muka, untuk transportasi harus ditempuh dengan berjalan kaki walaupun  jarak yang ditempuh itu tidak terbilang jauh. Nah, itu  menunjukkan adanya perubahan dari masa yang lampau hingga masa modern saat ini. Dan akan terus-menerus berkembang hingga masa mendatang selama masih adanya masyarakat dan kebudayaan. Tetapi arah perkembangan inilah yang masih menjadi tanda tanya untuk kita senua. Apakah akan berkembang ke arah yang positif, atau malah sebaliknya? Tentu kita semua menginginkan perkembangan ke arah yang positif. Namun demikian, kita semua harus berusaha mencapai itu semua dengan niat dan kerja keras demi masa depan yang lebih baik.
"Angka pertambahan penduduk yang meningkat terus dari tahun ke tahun dan tanpa diimbangi oleh pemikiran-pemikiran individu yang cerdas, hanya akan menyebabkan timbulnya permasalahan-permasalahan sosial di negeri ini."
“Batasi Pertambahan Penduduk, Perluas Ilmu Pengetahuan, Iringi Dengan Niat dan Kesungguhan Hati”
Sekian yang dapat saya paparkan mengenai penduduk, masyarakat dan kebudayaan. Mohon maaf apabila ada kesalahan teori maupun argumen yang saya utarakan. Terima Kasih.


Penduduk Masyarakat dan Kebudayaan.

Oke untuk kali ini saya akan mengangkat tema pada tugas saya di Ilmu sosial dasar yang bertema penduduk masyarakat dan kebudayaan. mungkin kali ini kita lebih serius untuk lebih peka terhadap hal disekitar kita. seperti dalam penulisan saya kali ini kita belajar untuk mengetahui apa saja yang ada pada masyarakat dan kebudayaan kita.

Keterkaitan antara penduduk, masyarakat, dan kebudayaan merupakan konsep suatu hubungan yang saling bertautan satu dengan yang lain. Antara penduduk dengan masyarakat, dan antara masyarakat dengan kebudayaan itu sendiri saling mempunyai hubungan-hubungan mendasar. Contohnya saja hubungan antara penduduk dengan masyarakat. Pada suatu daerah tertentu, tentu saja terdapat orang-orang yang bermukim atau biasa di sebut penduduk. Penduduk-penduduk tersebut setiap harinya saling melakukan interaksi sosial, sehingga kita dapat menyebut bahwa mereka hidup sebagai masyarakat. Dengan menyimpulkan contoh diatas, kumpulan penduduk yang mendiami suatu wilayah tertentu dan dalam waktu yang cukup lama dapat kita simpulkan sebagai masyarakat yang tinggal dalam suatu wilayah tertentu pula. Dalam maksud yaitu penduduk dalam arti umum, yaitu kelompok manusia atau kelompok orang.

Kemudian antara masyarakat dan kebudayaan juga mempunyai hubungan yang cukup erat. Dimana masyarakat sendiri tidak akan bisa hidup tanpa adanya keikutsertaan aspek-aspek kebudayaan dalam kehidupan mereka. Dan kebudayaan itu sendiri tidak dapat muncul dan berkembang apabila tidak ada masyarakat di dalamnya. Serta dengan masyarakat itulah kebudayaan di suatu daerah dapat berkembang. Hubungan saling membutuhkan inilah yang membuat masyarakat dan kebudayaan saling berkaitan. Adapun dibawah ini adalah beberapa definisi dan penjelasan lanjut tentang penduduk, masyakarakat dan kebudayaan :
a.     Penduduk  : Orang yang mendiami suatu wilayah tertentu dan dalam waktu tertentu yang cukup lama. Dalam pengertian yang lebih luas, penduduk merupakan orang atau organisme sejenis baik manusia, hewan, dan tumbuhan yang hidup, tinggal, dan berkembang biak dalam suatu wilayah tertentu.
b.    Masyarakat : Kelompok individu-individu yang saling melakukan interaksi dalam kehidupan mereka terutama melakukan interaksi sosial yang berkembang dalam cakupan wilayah tertentu yang cukup luas. Dalam artian, kehidupan sebagai makhluk sosial inilah yang menjadikan individu-individu tersebut menjadi masyarakat.
c.     Kebudayaan : Kebudayaan ini sangat erat kaitannya dengan masyarakat. Menurut Selo Soemadrjan Soelaiman Soemardi, kebudayaan merupakan sarana hasil karya, cipta, dan rasa masyarakat. Kebudayaan dalam perwujudannya antara lain misalnya, perilaku, seni, religi/keyakinan, bahasa, pola berpikir dll.



PERTUMBUHAN PENDUDUK

Penduduk-penduduk di setiap negara di seluruh dunia, menempati wilayah dan alam serta geografis tertentu. Menurut data yang dihimpun dari Biro Statistik masing-masing negara, kepadatan penduduk dunia berdasarkan jumlah penduduknya diurutkan dari Asia, Afrika, Amerika, Eropa, dan terakhir Oceania. Asia mendominasi dengan jumlah penduduk sekitar 4,2 milyar orang. Kemudian disusul Afrika dengan sekitar 1 milyar orang. Lalu Amerika dengan sekitar 950 juta orang. Serta Eropa dan Oceania masing-masing dengan sekitar 700 juta dan 35 juta orang. Dengan jumlah penduduk dunia di masing-masing benua ini, estimasi jumlah penduduk dunia tahun 2012 sudah mencapai 7 Milyar orang. Sungguh jumlah yang lumayan signifikan menghitung pada tahun 2005 penduduk dunia terhitung 6,5 Milyar orang.Faktor-faktor yang mempengaruhi pertambahan penduduk atau faktor-faktor demografi antara lain yaitu; struktur umur, struktur perkawinan, paritas, disrupsi perkawinan, proporsi perkawinan, dll.

Angka Kematian Kasar atau Crude Death Rate adalah angka yang menghitung dan menunjukkan jumlah kematian penduduk per 1000 penduduk dalam suatu wilayah tertentu pada pertengahan tahun tertentu. Adapun rumus menghitung angka kematian kasar adalah:
CDR = Jumlah kematian penduduk dalam tahun tertentu/Jumlah penduduk pada pertengahan tahun tententu X 1000 orang (bilangan konstan)
Angka Kematian Khusus atau Age Spesific Death Rate (ASDR) adalah angka yang menunjukkan banyaknya kematian setiap 1000 penduduk pada golongan umur tententu dalam satu tahun. Adapun rumus menghitung angka kematian khusus adalah:)
ASDR = Jumlah kematian penduduk umur tententu dalam satu tahun/Jumlah penduduk umur tententu dalam satu tahun X 1000 orang (bilangan konstan)
 

Migrasi juga merupakan salah satu faktor-faktor pertambahan dan pengurangan penduduk di suatu wilayah tertentu. Migrasi juga merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi demografi dan tingkat kepadatan penduduk di wilayah tertentu. Migrasi sendiri adalah perpindahan penduduk dari suatu wilayah ke suatu wilayah lainnya. Migrasi terdiri dari Migrasi Internasional dan Migrasi Nasional. Migrasi Internasional adalah perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lain yang melewati batas teritorial suatu negara. Imigrasi dan Emigrasi merupakan salah jenis-jenis migrasi internasional. Sedangkan Migrasi Nasional adalah perpindahan internal atau dari suatu wilayah ke wilayah yang lainnya dalam lingkup suatu negara tertentu. Jenis-jenis Migrasi Nasional yaitu antara lain salah satunya adalah Transmigrasi. Transmigrasi merupakan salah satu contoh dari migrasi. Transmigrasi adalah salah satu tujuan pemerintah untuk mengurangi kepadatan penduduk dalam suatu wilayah dengan memindahkan penduduk itu sendiri dari wilayah yang rate kepadatan penduduknya tinggi ke wilayah yang tingkat kepadatan penduduknya rendah guna mendukung jalannya perekonomian negara itu sendiri. Prosesnya yaitu dengan memindahkan penduduk yang berminat untuk mengembangkan kemampuan dan jasanya serta hidup tinggal di daerah selain di Jawa contohnya yang mempunyai kepadatan penduduk yang paling tinggi ke Kalimantan yang rata-rata kepadatan penduduknya belum terlalu tinggi. Dampak, akibat, dan manfaat dari transmigrasi ini sendiri antara lain: Hidupnya perekonomian wilayah yang dijadikan lahan transmigrasi, Meningkatkan taraf hidup masyarakat penduduk, Terjadi lalu lintas budaya dan persilangan yang berdampak pada pertambahan budaya, dan Terciptanya hidup saling rukun, menghormati, dan menghargai sebagai warna negara suatu negara agar saling menguntungkan satu sama lain.

Struktur penduduk suatu negara biasanya menggunakan kriteria umur atau berdasarkan umur untuk struktur negaranya. Struktur penduduk berdasarkan kriteria umur antara lain:
a.     Penduduk muda : Apabila suatu bagian negara atau negara itu sebagian penduduknya muda dengan kisaran umur 0-14 tahun
b.    Penduduk dewasa : Apabila suatu bagian negara atau negara itu sebagian penduduknya dewasa dengan kisaran umur 15-64 tahun
c.     Penduduk tua :  Apabila suatu bagian negara atau negara itu sebagian penduduknya tua dengan kisaran umur  65 tahun ke atas


Piramida Penduduk
Piramida penduduk biasanya menampilkan dan menyajikan data penduduk yang menunjukkan komposisi penduduk menurut struktur penduduk yaitu umur dan jenis kelamin dalam bentuk diagram batang  Keterangan umur disusun secara verikal dengan garis/batang secara horizontal dengan angka sebagai penunjuk banyaknya penduduk pada umur tersebut. Keterangan jenis kelamin biasanya disebelah kiri dan perempuan di sebelah kanan. Piramida Penduduk ada beberapa jenis dan macamnya, antara lain: Piramida berbentuk segitiga (limas), Piramida berbentuk sarang tawon (batu nisan), dan Piramida berbentuk segi empat.

Rasio Ketergantungan (Dependency Ratio)
Rasio ketergantungan adalah angka perbandingan yang manampilkan beban besar tanggungan dari kelompok usia produktif yaitu penduduk dewasa dengan kisaran umur 15-64 tahun. Kelompok usia produktif inilah yang juga menanggung kelompok usia muda ( 0-14 tahun ) dan kelompok usia tua (65 tahun ke atas). Semakin besar rasio ketergantungan kelompok usia non produktif terhadap kelompok usia produktif, semakin besar pula beban yang ditanggung kelompok usia produktif. Sebagai contoh rasio ketergantungan suatu negara 75. Berarti 100 orang dari kelompok usia produktif menanggung biaya dan beban hidup 75 orang dari kelompok usia non produktif. Akibat dari rasio ketergantungan yang besar maka beberapa dampaknya antara lain:

a.     Menjadikan pertumbuhan ekonomi menjadi lambat.
b.    Pendapatan perkapita daerah menjadi rendah atau turun.


c.     Daya masyarakat untuk menabung berkurang atau rendah.



KEBUDAYAAN DAN KEPRIBADIAN

Perkembangan budaya selalu terjadi di setiap bagian negara di setiap belahan dunia. Seiring bertambahnya waktu dan seiring pesatnya perkembangan jaman, perkembangan budaya di suatu negara menunjukkan adanya perubahan dan kehidupan berbudaya dalam suatu negara. Perkembangan budaya di Indonesia pada era globalisasi ini semakin menunjukkan data dan bukti yang cukup bahwa di Indonesia pun mengalami perubahan dan perkembangan. Baik masuknya budaya asing ke Indonesia dan juga masih terjaganya tradisi dan budaya asli yang melekat sebagai identitas bangsa Indonesia yang tumbuh sejak jaman dahulu yang dilestarikan oleh para leluhur bangsa Indonesia. Kemajuan ilmy teknologi dan informasi juga merupakan faktor penting dalam perkembangan budaya di Indonesia. Sebab pada era modern seperti sekarang, informasi dan komunikasi berkembang pesat antara pengguna teknologi, baik melalui internet, sosial media, dan berita luar negeri. Kemajuan IPTEK inilah yang seharusnya dapat kita waspadai apabila budaya asli kita orang Indonesia bakal tergerus dengan budaya bangsa asing yang terus menerus datang seiring berjalannya waktu. Kita pun harus segera bisa untuk mengantisipasi dan menyaring budaya asing yang sesuai dengan budaya asli kita orang Indonesia. Karena apabila kebudayaan kita yang telah hidup selama bangsa Indonesia berdiri hilang tergerus budaya asing, maka hilanglah pula identitas bangsa Indonesia sebagai bangsa dengan seribu etnik dan kesenian. Maka dari itu, menurut saya marilah kita tetap menyanjung, melestarikan, mempelajari, mengamalkan, menghargai agar tetap dikenal bangsa orang lain dan tetap terjaga kelestariannya.

Kebudayaan di Indonesia terpengaruh juga jaman dahulu oleh para pedagang, pelayar, dan kerajaan-kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam yang pernah berkuasa di Indonesia. Indonesia sebagai negara pelayaran dan perdagangan serta tempat belajar pesinggahan orang-orang dari negara lain seperti India, Bugis, Tiongkok, Jepang dan lain-lain. Kemudian kebudayaan dan struktur bahasa serta bangunan yang dipengaruhi oleh kerajaan-kerajaan Hindu, Buddha, dan Islam juga memperngaruhi kebudayaan yang ada di Indonesia sampai sekarang.

Kebudayaan Hindu-Buddha
Unsur Hindu-Buddha di Indonesia sampai sekarang cukup banyak. Terlihat dengan masih adanya patung-patung dewa Brahma, Wisnu, Siwa, dan Buddha sebagai peninggalan kerajaan-kerajaan Hindu-Buddha. Unsur Hindu-Buddha pada candi-candi peninggalan juga sangat dominan sebagai warisan kebudayaan jaman dahulu, seperti Candi Borobudur dan Candi Prambanan.

Kebudayaan Islam
Kebudayaan kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia merupakan salah satu peninggalan di Indonesia yang cukup dominan, seperti masjid-masjid dan tatanan hidup bangsa Indonesia. Agama Islam lebih berkembang daripada ajaran Hindu-Buddha karena di Islam tidak mengenal kasta/tingkatan.


KEBUDAYAAN BARAT

Kemajuan teknologi informasi atau IPTEK memang tidak dapat dihindarkan lagi dari negara kita, Indonesia. Karena pada jaman dengan kemajuan teknologi informasi yang modern ini, setiap orang berinteraksi melalui berbagai macam perangkat teknologi yang sudah menjamur dimana-mana. Karena kemajuan IPTEK yang pesat inilah, daya dan kekuatan untuk mencegah punahnya budaya asli di Indonesia pun berkurang dan bahkan sesekali hilang. Kebudayaan masyarakat asli Indonesia yang harusnya dari generasi ke generasi tetap terjaga dan teramalkan, sampai sekarang rasanya untuk mempertahankan budaya asli kita dari invasi budaya barat pun terasa sangat sulit diwijudkan. Apalagi untuk sekedar tahu dan ingat saja pun kadang banyak orang yang tidak peduli. Yang jadi pertanyaan, siapa lagi kalau tidak kita sendiri bangsa Indonesia yang mau melestarikan dan mempertahankan kebudayaan asli kita sendiri ?! Apakah hati dan perasaan nasionalisme kita tergerak hanya setelah negara lain mencuri satu per satu budaya Indonesia ?! Lalu setelah bangsa lain mencurinya baru kita peduli dan teriak  serta berkoar-koar dengan lantang tanpa kita sadari sebelumnya ?! Maka dari itu, kita sebagai generasi penerus bangsa Indonesia, harus pintar dalam menyeleksi budaya asing yang secara pesat masuk ke Indonesia!

Kemajuan dalam era modern seperti memang perlu. Tetapi bukan dengan yang namanya modern lalu sesuatu yang berbau dahulu itu dilupakan. Kita harus tetap menanam dan mempertahankan apa yang sudah kita punya dari dahulu sebagai identitas bangsa Indonesia. Sepertinya rakyat Indonesia lebih menyukai budaya bangsa barat yang berasaskan kebebeasan yang sebebas-bebasnya. Bukan dengan meniru adab berpakaian mereka yang bebas atau meniru kebiasaan budaya barat seperti menenggak alkohol tanpa aturan dan resep dokter atau juga dengan terlalu mengikuti gaya berpikir bangsa barat.

Dengan masuknya kebudayaan barat ke Indonesia, di samping efek negatifnya, kita juga dapat mengilhami efek positifnya. Berikut ini adalah yang seharusnya kita dapat pahami dari masuknya kebudayaan barat di Indonesia:
a.     Industry Development atau Perkembangan Industri Barat. Kita dapat mencontoh industri transportasi dan komunikasi mereka sebagai sarana membangun bangsa menjadi lebih kuat dan lebih bisa memajukan ekonomi bangsa Indonesia sendiri, dengan menggunakan tenaga dalam negeri untuk membangun industri dalam tujuan mengurangi pengangguran yang ada di Indonesia
b.    Perubahan Pola Berpikir dan Sikap. Dampak dari modernisasi dan globalisasi dari banga barat seharusnya bisa mengubah pola pikir bangsa Indonesia dari yang Irrasional menjadi Rasional. Dengan tujuan untuk berpola pikir secara maksimal guna menjadikan fondasi yang kuat bagi bangsa Indonesia yang bermanfaat untuk kemajuan dan kehidupan rakyat Indonesia.
c.     Kemajuan IPTEK. Kemajuan teknologi informasi dengan penyaringan yang baik dapat menimbulkan peranan aktif dalam membangun bangsa. Karena berkat inovasi dalam teknologi, kita mendapat kemudahan dalam masyakat untuk mengatasi masalah dan memotivasi untuk lebih maju.


Selain dampak positif, tentu ada juga dampak negatifnya antara lain:
a.     Adanya kesenjangan sosial. Masyarakat cenderung individualisme karena mereka sudah merasa mempunyai sarana yaitu teknologi sendiri dan tidak membutuhkan bantuan orang lain dalam kehidupannya.
b.    Banyak barang impor di Indonesia. Barang produksi luar negeri yang diimpor merajalela dalam pasar Indonesia. Dampaknya barang produksi dalam negeri menjadi kurang laku dan kurang banyak yang membeli.


Sabtu, 04 Juli 2015

"Bakakak Hayam" atau bisa disebut Ayam Bakar



Bakakak hayam adalah salah satu makanan kuliner yang berasal dari jawa barat atau bisa disebut berasal dari tataran sunda. Banyak bahan-bahan yang harus disiapkan sebagai bumbu pada masakan babakak hayam ini salah satunya ialah, kunyit, jahe, merica, lengkuas, garam.


        Saya membuat masakan asal tataran sunda ini dengan ibu saya. Karna dalam pembuatannya dibutuhkan banyak bantuan karena terlebih itu kita harus menangkap ayam dan menyembelih ayam tersebut. saya memasak masakan ini dilakukan dirumah saya di Karawang pada tanggal 4 bulan Juli 2015. berikut kumpulan foto yang saya abadikan        melalui telepon genggam.

Seperti biasa semoga reportase ini bermanfaat sampai jumpa.

Jumat, 03 Juli 2015

"Sunday Morning" di GBK

Sedikit pengetahuan tentang stadion bung karno ini mari kita baca sedikit sejarah stadion kebanggan rakyat Indonesia ini. Stadion Utama Gelora Bung Karno adalah sebuah stadion serbaguna di Jakarta, Indonesia yang merupakan bagian dari kompleks olahraga Gelanggang Olahraga Bung Karno. Stadion ini umumnya digunakan sebagai arena pertandingan sepak bola tingkat internasional. Stadion ini dinamai untuk menghormati Soekarno, Presiden pertama Indonesia, yang juga merupakan tokoh yang mencetuskan gagasan pembangunan kompleks olahraga ini. Dalam rangka de-Soekarnoisasi, pada masa Orde Baru, nama stadion ini diubah menjadi Stadion Utama Senayan.

Lalu saya beserta teman saya pun inin merasakan rasannya berolah raga pagi di stadion tersebut. Hari itu tanggal 14 Juni 2015 kami pun langsung berangkat dari kosan saya yang berada di daerah pondok cina menuju stasiun pondok cina itu sendiri dan berhenti di stasiun Sudirman. kami pun langsung berlari kecil atau bisa juga disebut dengan jogging. Saya berangkat dengan sahabat saya yang bernama Kurnia dan akan bertemu sahabat saya di GBK yaitu Okstario dan Hanif karena mereka berdua tidak berangkat bersama saya dan Kurnia. Suasana Car Free Day didaerah sudirman ini sangat menyenangkan terlebih untuk menghilangkan penat dari capenya perkuliahan.

Banyak juga pelari atau orang yang berdagang diarea sekitar GBK karena dilihat dari pengunjung yang datang tidak memungkinkan banyak orang yang hanya datang kesitu untuk berwisata kuliner. Setelah kami puas berkeliling diarea stadion kami pun langsung jogging ke bundaran HI untuk melihat keadaaan disana apa sama ramainya dengan Gelora bung karno. Setelah kami sampai disana hampir sama saja dengan di Gelora Bung Karno tetapi tidak terlalu banyak seperti distadion. Mungkin hanya sedikit yang bisa saya jelaskan dari perjalanan saya.

Kamis, 30 April 2015

Wisata Religi

Menyinggung tentang pariwisata, mungkin dibenak kita jarang memikirkan tentang wisata religi. Banyak tempat yang bisa kita kunjungi dalam wisata religi ini seperti kemekkah dan ke maddinah. Tapi banyak pula tempat wisata religi yang bisa membuat hati kita sejuk seperti di sawangan lebih tepatnya mesjid kubah emas.


Wisata religi di kubah emas ini atau lebih jelasnya di masjid Dian Al Mahri. Selalu dipadati oleh peziarah yang ingin sekedar berdoa maupun berlibur dengan keluarga. Pada tanggal 26 April 2015 lebih tepatnya hari rabu masjid ini banyak sekali dikunjungi oleh keluarga dari berbagai kota. “Ibu memilih masjid ini karena tepatnya sangat tenang dan bisa menjadi tempat untuk lebih rajin membaca al quran. Karena dengan kita melakukan pengajian yang berpindah-pindah tempat, menjadikan ibu dan jamaah lain lebih semangat dalam beribadah, disamping itu pula tempatnya banyak yang dipenuhi banyak tanaman” Ujar Bu Wiwit Nurumi Jamaah yang baru datang ke masjid Dian Al Mahri ini.

Disebut dekat dengan perkotaan juga bisa, karena mesjid kubah emas ini dekat dengan kota depok hanya dengan menaiki motor maelalui jalur sawangan, pengunjung bisa menempuh waktu 20 menit. Pada hari minggu tersebut sangat ramai dipenuhi pengunjung. Terdapat pengunjung juga yang merupakan sebuah Mahasiswa dari perguruan tinggi terkemuka di depok. "Karena sangat dekat sekali dengan kostan saya di daerah depok tidak ada salahnya untuk shlat maghrib dimasjid yang sering didatangi pengunjungi ini, sekalian melihat indahnya rumah Allah SWT yang megah ini" Ucap Ihsannudin Mahasiswa.

Mungkin saran dari redaksi terhadap pengelola masjid ini agar dapat menjaga agar kesucian sekitar masjid bisa terjaga dengan sangat baik. karena dengan banyaknya pengunjung yang datang banyak juga sampah yang ber serakan. itu yang ditakutkan oleh redaksi kami. Berikut Reportase dari kami semoga para pembaca bisa terhibur.






Senin, 30 Maret 2015

Sambal "cikur" kencur

Sambal “cikur” kencur

            Sambal cikur adalah kuliner pelengkap makanan yang berasal dari tanah sunda. Tidak semua orang mengetahui bahwa kencur bisa dijadikan sambal. Pada hari jumat tanggal 20 maret ibu saya membuatkan kuliner yang bisa disebut kuliner langka ini. Ibu saya mengetahui cara membuat dan bagaimana menyajikan sambal ini.
          resep-resepnya adalah asem jawa, gula merah, terasi, garam, dan tentunya cengek dan cikur atau kencur. Cara pembuatannya ialah sama seperti membuat sambal pada umumnya tetapi dalam pembuatan sambal ini tidak perlu terlalu halus .
          Alangkah lebih nikmatnya jika disajikan juga dengan. Nangka (duren muda ) atau kami biasa menyebutnya gori  mungkin tidak banyak yang mengetahui kuliner ini tetapi jika anda sudah mencobanya apalagi anda yang suka kuliner ytang pedas ini adalah pilihan terbaik yang saya rekomendasikan untuk anda.
          Mungkin hanya itu yang bisa saya laporkan dari reportase kuliner ini tunggu reportase selanjutnya hanya diblogini.